Ia pulang setiap hari.
Membuka pintu yang sama.
Masuk ke rumah yang tampak utuh dan baik-baik saja.
Namun, tidak semua yang pulang benar-benar sampai.
Di antara tuntutan untuk selalu kuat, seorang lelaki belajar menyimpan lelahnya sendiri—agar rumah tetap tenang, agar orang-orang yang ia cintai bisa beristirahat tanpa rasa bersalah. Ia bekerja, memasak, mengurus anak, dan tersenyum di waktu yang dianggap perlu. Bukan karena ia tidak lelah, melainkan karena ia tak pernah tahu kepada siapa lelah itu boleh dititipkan.
Novel ini tidak berteriak.
Ia berjalan pelan, seperti hari-hari yang terus berjalan tanpa jeda.
Justru karena itulah, ia terasa dekat—dan diam-diam menyentuh.
Lelah Tanpa Suara adalah cerita tentang peran, pengorbanan yang tak terlihat, dan keinginan sederhana untuk sekali saja—didengar, sebelum semuanya terlambat.
Penulis :
Resa Ali
Editor :
Neptunus
Tim Grafis:
Penata Letak :
Rosalita
Sampul :
Hanung N. Putra
Ellunar Publisher
Email: ellunar.publisher@gmail.com
Website: https://www.ellunar.my.id/
Bandung; Ellunar, 2025
179 hlm., 14x20
ISBN: -
Cetakan pertama, April 2026
Rp58.500