Setelah meninggalkan Surabaya, Julia Puspita berharap Jakarta menjadi awal baru. Ia ingin kembali menjadi fotografer biasa, menangkap cahaya, wajah, dan kota tanpa harus berhadapan lagi dengan bahaya. Namun, sebuah simbol lama, Atlas, muncul dalam foto yang ia ambil—membuka kembali jejak Fachri dan rahasia yang belum selesai.
Pertemuannya dengan Bima Mahendra, seorang jurnalis investigasi, membawa Julia pada catatan terakhir Fachri dan sebuah fakta mengerikan: masa lalu yang ia tinggalkan mungkin telah disusun ulang oleh tangan yang tak terlihat. Bersama Ratna, Della, Gio, dan Bima, Julia harus menghadapi jaringan yang tidak hanya memindahkan orang dan bukti, tetapi juga mampu memalsukan kebenaran.
Di Jakarta, setiap foto adalah petunjuk. Setiap jejak adalah jebakan. Dan Julia harus memilih: menyelamatkan dirinya, atau mengikuti frame berikutnya menuju rahasia yang lebih gelap.
Penulis :
eddys
Editor :
Febriani Tabita Dara Ninggar
Tim Grafis:
Penata Letak :
Rosalita
Sampul :
Hanung N. Putra
Ellunar Publisher
Email: ellunar.publisher@gmail.com
Website: https://www.ellunar.my.id/
Bandung; Ellunar, 2025
282 hlm., 14x20
ISBN: -
Cetakan pertama, Juni 2026
Rp74.000